top of page

Ni-BTC (Nickel 1,3,5-Benzenetricarboxylate): MOF Nikel Multifungsi untuk Katalisis dan Penyimpanan Energi, Kini Diproduksi di Indonesia


Nikel punya satu keuntungan yang tidak dimiliki tembaga pada MOF sejenis: ia gampang berpindah antara keadaan oksidasi Ni²⁺ dan Ni³⁺, sehingga menyimpan muatan lewat mekanisme pseudokapasitif yang kuat. Elektroda Ni-BTC murni dilaporkan mencapai kapasitansi spesifik 234 F/g pada rapat arus 0,43 A/g, dan ketika dipadukan dengan MXene Ti₃C₂Tₓ dalam bentuk nanosheet komposit, performanya melonjak sampai 867,3 F/g pada 1 A/g. Ni-BTC (Nickel 1,3,5-Benzenetricarboxylate) adalah MOF di balik performa itu: kerangka berpori yang dibangun dari ion nikel yang terhubung oleh ligan asam trimesat (1,3,5-benzenetrikarboksilat), ligan yang sama seperti pada Cu-BTC, tapi dengan pusat logam yang memberi karakter elektrokimia yang jauh berbeda.


Selama ini, MOF berbasis nikel dengan struktur kristal yang bersih dan situs redoks yang benar-benar aktif umumnya adalah material impor khusus bagi laboratorium riset di Indonesia. Padahal performa nyata Ni-BTC di aplikasi katalisis maupun penyimpanan energi sangat bergantung pada seberapa sempurna kristalnya terbentuk, bukan cuma rumus kimia di atas kertas. Kondisi ini mulai berubah.


ITNANO (CV. Inovasi Teknologi Nano) dari NRE Lab, Medan, adalah startup riset nanomaterial swasta pertama di Indonesia yang memproduksi Ni-BTC grade riset secara lokal. Berikut penjelasan tentang apa itu Ni-BTC, kenapa kualitas kristalnya penting, dan di mana material ini digunakan dalam riset maupun industri saat ini.


Apa Itu Ni-BTC?


Ni-BTC tersusun dari ion nikel yang terhubung oleh ligan 1,3,5-benzenetrikarboksilat, membentuk kerangka tiga dimensi berpori dengan luas permukaan tinggi, satu keluarga besar dengan Cu-BTC namun dengan pusat logam nikel, bukan tembaga. Rumus kimianya C₉H₆NiO₆ dengan berat molekul 268,83 g/mol, berbentuk serbuk.


Kualitas kristal menjadi penentu utama performa Ni-BTC, karena situs nikel yang aktif secara redoks baru bisa berfungsi optimal kalau kerangka MOF-nya terbentuk sempurna dan bebas dari pelarut sisa yang masih terkoordinasi pada logamnya. Kristal yang tumbuh tidak sempurna atau masih menyisakan pelarut sisa akan menurunkan jumlah situs Ni²⁺/Ni³⁺ yang benar-benar bisa diakses untuk reaksi redoks, meski secara kasar tetap terlihat seperti serbuk MOF yang sama. Ni-BTC dari ITNANO diproduksi dengan kontrol kualitas kristal yang konsisten di setiap batch, memastikan situs aktif nikelnya benar-benar bisa dimanfaatkan untuk aplikasi katalisis maupun elektrokimia.


Di Mana Ni-BTC Digunakan?


Elektroda superkapasitor dan baterai

Pasangan redoks Ni²⁺/Ni³⁺ pada Ni-BTC memberi kapasitansi pseudokapasitif yang kuat, dengan elektroda Ni-BTC murni dilaporkan mencapai 234 F/g pada 0,43 A/g. Performa ini bisa ditingkatkan lebih jauh lewat kompositasi, misalnya nanosheet Ni-BTC yang dipadukan dengan MXene Ti₃C₂Tₓ dilaporkan mencapai 867,3 F/g pada 1 A/g, memanfaatkan konduktivitas tinggi MXene untuk mengatasi konduktivitas listrik Ni-BTC murni yang relatif terbatas.


Katalis dan pendukung katalis

Struktur berpori dan situs nikel yang aktif membuat Ni-BTC banyak dipakai sebagai katalis maupun pendukung katalis dalam berbagai reaksi kimia, memanfaatkan kombinasi luas permukaan tinggi dan aktivitas redoks logamnya.


Adsorpsi dan pemisahan gas

Seperti MOF berbasis logam transisi lainnya, Ni-BTC juga dimanfaatkan untuk adsorpsi dan pemisahan gas, di mana struktur porinya yang seragam memungkinkan interaksi selektif dengan molekul gas tertentu.


Sensor kimia dan elektrokimia

Perubahan sifat listrik Ni-BTC saat berinteraksi dengan molekul target membuatnya diteliti sebagai bahan aktif pada sensor kimia dan elektrokimia, memanfaatkan sensitivitas pasangan redoks nikelnya.


Pengolahan air dan lingkungan

Di luar aplikasi energi dan katalisis, Ni-BTC juga diaplikasikan dalam adsorpsi polutan untuk pengolahan air dan remediasi lingkungan, memanfaatkan luas permukaan tinggi dan afinitasnya terhadap berbagai kontaminan.


Kenapa Sebaiknya Sumber Ni-BTC dari Lokal


Situs redoks nikel pada Ni-BTC adalah properti yang rentan terhadap kondisi penyimpanan dan pengiriman jarak jauh, terutama kelembapan yang bisa membuat pelarut atau air kembali terkoordinasi pada logamnya dan menutup sebagian situs aktif. Penurunan performa semacam ini tidak selalu terlihat lewat pengamatan visual sederhana. ITNANO, yang didirikan oleh Titian Research Group melalui NRE Lab, memproduksi Ni-BTC secara domestik dengan kontrol kualitas kristal yang konsisten pada setiap batch, memberikan laboratorium di Indonesia MOF nikel yang performanya bisa diandalkan sejak diterima.


Baik Anda sedang mengembangkan elektroda superkapasitor atau baterai, memformulasikan katalis, meneliti adsorpsi dan pemisahan gas, atau bekerja dengan aplikasi sensing dan pengolahan air, Ni-BTC memberikan situs redoks nikel yang aktif dan kualitas kristal yang tidak bisa dijamin oleh pemasok luar negeri setelah proses pengiriman, tanpa perlu menunggu proses impor.


Lihat lini produk MOF dari ITNANO untuk spesifikasi dan harga terkini.


Dapatkan Ni-BTC Grade Riset Hari Ini

Baik untuk elektroda superkapasitor dan baterai, katalisis, adsorpsi dan pemisahan gas, maupun riset sensing dan pengolahan air, ITNANO memberikan akses langsung ke Ni-BTC grade riset yang diproduksi secara lokal.


📦 Lihat spesifikasi produk di itnano.store

💬 WhatsApp: +62 822-9800-0698

🛒 Tersedia juga di Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop


ITNANO adalah lini produk dari NRE Lab (CV. Inovasi Teknologi Nano), berbasis di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, memperluas akses lokal terhadap graphene, material 2D, metal-organic framework (MOF), dan nanomaterial canggih lainnya untuk kebutuhan riset dan industri.

 
 
 

Komentar


WhatsApps
bottom of page