Nickel Foam (0,55 mm & 1,5 mm): Current Collector 3D di Balik Ribuan Paper Superkapasitor dan Katalis, Kini Tersedia di Indonesia

Kalau Anda membuka jurnal riset tentang elektroda superkapasitor atau katalis evolusi oksigen (OER), kemungkinan besar Anda akan menemukan foto SEM material aktif yang tumbuh langsung di atas permukaan berongga berwarna keperakan, nickel foam. Substrat 3D berpori ini sudah jadi pilihan standar di ribuan paper riset karena memungkinkan material aktif ditumbuhkan langsung di permukaannya tanpa binder, menghilangkan resistansi kontak tambahan yang biasa muncul saat material dilapiskan lewat proses slurry konvensional pada current collector datar. Nickel Foam dari ITNANO tersedia dalam dua pilihan ketebalan, 0,55 mm dan 1,5 mm, masing-masing cocok untuk kebutuhan riset yang berbeda.
Selama ini, nickel foam dengan porositas dan kemurnian yang benar-benar konsisten umumnya adalah material impor khusus bagi laboratorium riset di Indonesia. Kondisi ini mulai berubah.
ITNANO (CV. Inovasi Teknologi Nano) dari NRE Lab, Medan, menyediakan Nickel Foam untuk riset dan pengembangan elektroda di Indonesia. Berikut penjelasan tentang apa itu nickel foam, kenapa pemilihan ketebalannya penting, dan di mana material ini digunakan dalam riset saat ini.
Apa Itu Nickel Foam?
Nickel foam adalah struktur logam tiga dimensi berpori terbuka, dibuat dengan melapisi nikel pada kerangka busa polimer yang kemudian dihilangkan lewat pembakaran, menyisakan jaringan nikel berongga dengan porositas sangat tinggi. Struktur inilah yang membuat nickel foam unggul dibanding current collector logam datar konvensional: luas permukaan spesifiknya jauh lebih besar untuk loading material aktif, sekaligus jaringan porinya yang saling terhubung memungkinkan elektrolit menembus hingga ke bagian dalam elektroda.
Nickel Foam dari ITNANO memiliki kemurnian nikel di atas 99,9%, PPI (pori per inci) 110 ± 5, ukuran pori rata-rata 0,2 ± 0,05 mm, open-cell rate di atas 98%, dan porositas di atas 97%, dengan ukuran lembaran 10 à 20 cm (200 cm²). Tersedia dalam dua pilihan ketebalan: 0,55 mm untuk aplikasi yang mementingkan resistansi internal rendah dan efisiensi ruang, serta 1,5 mm untuk aplikasi yang membutuhkan kapasitas loading material aktif lebih tinggi per satuan luas.
Kenapa Pilihan Ketebalan Penting?
Ketebalan nickel foam bukan sekadar preferensi, melainkan trade-off nyata dalam desain elektroda. Nickel Foam 0,55 mmĀ memberi jalur difusi ion yang lebih pendek dan resistansi internal yang lebih rendah, cocok untuk pengujian performa rate tinggi maupun aplikasi coin cell yang ruangnya terbatas. Sementara Nickel Foam 1,5 mmĀ menawarkan volume pori yang jauh lebih besar per satuan luas permukaan, memungkinkan loading material aktif yang lebih tinggi, relevan untuk riset yang ingin mendekati kondisi mass loading praktis pada elektroda skala industri.
Di Mana Nickel Foam Digunakan?
Substrat elektroda superkapasitor dan baterai
Ini aplikasi paling umum nickel foam: sebagai current collector sekaligus substrat pertumbuhan langsung untuk material aktif pada elektroda superkapasitor dan baterai, menghilangkan kebutuhan binder dan aditif konduktif tambahan yang biasa dipakai pada elektroda konvensional berbasis slurry.
Elektrokatalisis air (OER dan HER)
Nickel foam juga menjadi substrat standar untuk riset elektrokatalis evolusi oksigen (OER) dan evolusi hidrogen (HER) pada water splitting, di mana katalis ditumbuhkan langsung di permukaannya untuk memaksimalkan luas kontak dengan elektrolit sekaligus memanfaatkan konduktivitas tinggi nikel sebagai jalur transport elektron.
Kenapa Sebaiknya Sumber Nickel Foam dari ITNANO
Konsistensi porositas, ukuran pori, dan kemurnian nikel menjadi faktor krusial saat nickel foam dipakai sebagai substrat pertumbuhan langsung, karena variasi kecil pada struktur pori bisa memengaruhi seberapa merata material aktif terdeposisi dan pada akhirnya konsistensi hasil pengukuran elektrokimia antar sampel. ITNANO menyediakan Nickel Foam dengan spesifikasi yang bisa diverifikasi langsung dalam dua pilihan ketebalan, memberikan laboratorium di Indonesia substrat elektroda yang konsisten tanpa perlu menunggu proses impor yang panjang.
Baik Anda sedang mengembangkan elektroda superkapasitor atau baterai berbasis pertumbuhan langsung, meneliti katalis OER/HER untuk water splitting, atau membutuhkan substrat dengan mass loading tinggi maupun resistansi rendah, Nickel Foam dari ITNANO memberikan konsistensi porositas dan kemurnian yang tidak bisa dijamin oleh pemasok luar negeri setelah proses pengiriman, tanpa perlu menunggu proses impor.
Lihat lini produk Current CollectorĀ atau lini produk Nickel Series dari ITNANOĀ untuk spesifikasi dan harga terkini.
Dapatkan Nickel Foam Hari Ini
Baik untuk elektroda superkapasitor dan baterai berbasis pertumbuhan langsung maupun riset elektrokatalisis air, ITNANO memberikan akses langsung ke Nickel Foam dalam pilihan ketebalan 0,55 mm dan 1,5 mm yang tersedia di Indonesia.
š¦ Lihat spesifikasi Nickel Foam 0,55 mm di itnano.store
š¦ Lihat spesifikasi Nickel Foam 1,5 mm di itnano.store
š¬ WhatsApp: +62 822-9800-0698
š Tersedia juga di Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop
ITNANO adalah lini produk dari NRE Lab (CV. Inovasi Teknologi Nano), berbasis di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, memperluas akses lokal terhadap graphene, material 2D, metal-organic framework (MOF), dan nanomaterial canggih lainnya untuk kebutuhan riset dan industri.
_edited.jpg)




Komentar