top of page

Al-Fum (Aluminum Fumarate): MOF Pertama di Dunia yang Diproduksi Skala Ton, Kini Diproduksi di Indonesia



Kebanyakan MOF masih terjebak di skala laboratorium, sulit diproduksi lebih dari beberapa gram sekaligus. Al-Fum berbeda. Dikenal secara komersial dengan nama Basolite A520, material ini adalah salah satu MOF pertama yang berhasil diproduksi BASF dalam skala ton lewat sintesis berbasis air yang sepenuhnya bebas pelarut organik, mencapai space-time yield 3.600 kg per meter kubik per hari, sebuah terobosan yang bahkan memenangkan Pierre Potier Prize untuk inovasi kimia berkelanjutan. Al-Fum (Aluminum Fumarate) adalah MOF berbasis aluminium yang terhubung oleh asam fumarat, ligan organik paling sederhana di antara MOF-MOF populer lainnya, sehingga bisa disintesis dengan biaya rendah namun tetap menghasilkan kerangka yang sangat stabil secara kimia dan hidrotermal.


Selama ini, MOF dengan porositas yang benar-benar teraktivasi sempurna dan bebas dari pelarut sisa umumnya adalah material impor khusus bagi laboratorium riset di Indonesia. Padahal seberapa besar luas permukaan yang benar-benar bisa dimanfaatkan bergantung penuh pada kualitas aktivasinya, bukan cuma kesederhanaan ligannya di atas kertas. Kondisi ini mulai berubah.


ITNANO (CV. Inovasi Teknologi Nano) dari NRE Lab, Medan, adalah startup riset nanomaterial swasta pertama di Indonesia yang memproduksi Al-Fum grade riset secara lokal. Berikut penjelasan tentang apa itu Al-Fum, kenapa kualitas aktivasinya penting, dan di mana material ini digunakan dalam riset maupun industri saat ini.


Apa Itu Al-Fum?


Al-Fum tersusun dari ion aluminium yang terhubung oleh asam fumarat, asam dikarboksilat rantai pendek dengan empat atom karbon, jauh lebih sederhana dibanding ligan tricarboxylate seperti BTC yang dipakai pada Cu-BTC maupun MIL-96. Kesederhanaan ligan inilah yang membuat Al-Fum bisa disintesis dengan bahan baku murah dan proses yang ramah lingkungan, sekaligus tetap menghasilkan kerangka berpori dengan stabilitas hidrotermal yang sangat baik, mampu bertahan pada kondisi lembap yang biasanya merusak banyak MOF lain.


Kualitas aktivasi menjadi penentu utama performa Al-Fum, karena luas permukaan yang benar-benar bisa diakses baru muncul setelah pelarut dan air yang tadinya mengisi pori dihilangkan secara menyeluruh. Literatur melaporkan luas permukaan Al-Fum bisa berkisar dari sekitar 900 m²/g hingga lebih dari 1.200–1.300 m²/g tergantung seberapa sempurna aktivasinya, rentang yang cukup lebar untuk material dengan struktur kimia yang sama persis. Al-Fum dari ITNANO memiliki rumus kimia Cā‚„Hā‚ƒAlOā‚… dengan berat molekul 158,05 g/mol, berbentuk serbuk putih (white powder).


Di Mana Al-Fum Digunakan?


Adsorpsi dan pemisahan gas

Stabilitas hidrotermal Al-Fum yang tinggi menjadikannya kandidat unggulan untuk membran dan sistem adsorpsi pemisahan gas seperti COā‚‚, metana (CHā‚„), dan hidrogen (Hā‚‚), termasuk pemisahan COā‚‚/Nā‚‚ dan COā‚‚/CHā‚„ yang relevan untuk aplikasi penangkapan karbon industri, di mana ketahanan terhadap uap air yang selalu ada dalam gas buang jadi faktor krusial.


Pengendalian kelembapan dan pemanenan air

Al-Fum juga diteliti untuk aplikasi pengendalian kelembapan dan pemanenan air dari udara. Dalam sebuah pengujian yang membandingkan kartrid Al-Fum dengan kartrid MOF-303Ā pada perangkat pemanen air yang sama, Al-Fum tercatat menghasilkan 0,55 liter air per kilogram MOF per hari, mendekati kapasitas serapan total MOF-303 meski kinetika serap-lepasnya lebih lambat, sebuah pengingat bahwa kecepatan siklus sama pentingnya dengan kapasitas serapan total untuk aplikasi ini.


Katalisis dan penyangga katalis

Situs asam Lewis pada aluminium dalam kerangka Al-Fum membuatnya juga dimanfaatkan sebagai katalis maupun penyangga katalis dalam berbagai proses kimia, memanfaatkan kombinasi porositas tinggi dan stabilitas kimianya.


Material komposit penyimpanan energi dan elektroda

Porositas tinggi dan stabilitas Al-Fum juga dimanfaatkan sebagai material komposit pada sistem penyimpanan energi dan elektroda, berperan sebagai kerangka pendukung yang meningkatkan luas permukaan aktif material.


Pemurnian air dan udara

Di luar aplikasi di atas, Al-Fum juga digunakan untuk adsorpsi polutan pada aplikasi pemurnian air dan udara, memanfaatkan luas permukaan tinggi dan stabilitas kimianya yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan.


Kenapa Sebaiknya Sumber Al-Fum dari Lokal


Meski Al-Fum terkenal murah dan stabil, luas permukaan yang benar-benar bisa dimanfaatkan tetap bergantung penuh pada seberapa sempurna aktivasinya, proses yang sensitif terhadap kondisi penyimpanan dan pengiriman jarak jauh. Batch yang aktivasinya tidak sempurna akan tetap menyisakan pelarut di dalam porinya, menurunkan kapasitas adsorpsi riil meski secara kimia tetap sama persis dengan batch yang teraktivasi sempurna. ITNANO, yang didirikan oleh Titian Research Group melalui NRE Lab, memproduksi Al-Fum secara domestik dengan kontrol kualitas aktivasi yang konsisten pada setiap batch, memberikan laboratorium di Indonesia MOF yang luas permukaannya bisa diandalkan sejak diterima.


Baik Anda sedang mengembangkan pemisahan gas, meneliti pengendalian kelembapan dan pemanenan air, memformulasikan katalis, atau bekerja dengan aplikasi komposit energi dan pemurnian air/udara, Al-Fum memberikan kualitas aktivasi dan luas permukaan yang tidak bisa dijamin oleh pemasok luar negeri setelah proses pengiriman, tanpa perlu menunggu proses impor.


Lihat lini produk MOF dari ITNANOĀ untuk spesifikasi dan harga terkini.


Dapatkan Al-Fum Grade Riset Hari Ini


Baik untuk adsorpsi dan pemisahan gas, pengendalian kelembapan, katalisis, maupun riset komposit energi dan pemurnian air/udara, ITNANO memberikan akses langsung ke Al-Fum grade riset yang diproduksi secara lokal.


šŸ“¦ Lihat spesifikasi produk di itnano.store

šŸ’¬ WhatsApp: +62 822-9800-0698

šŸ›’ Tersedia juga di Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop


ITNANO adalah lini produk dari NRE Lab (CV. Inovasi Teknologi Nano), berbasis di Medan, Sumatera Utara, Indonesia, memperluas akses lokal terhadap graphene, material 2D, metal-organic framework (MOF), dan nanomaterial canggih lainnya untuk kebutuhan riset dan industri.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


WhatsApps
bottom of page